Saham Tokyo Dibuka Bervariasi karena Aksi Ambil Untung

- Pewarta

Kamis, 17 Oktober 2019 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Tokyo – Saham-saham Tokyo dibuka bervariasi pada perdagangan Kamis pagi (17/10/2019), menyusul penurunan di Wall Street setelah data ekonomi AS gagal memenuhi ekspektasi pasar, dengan beberapa investor Jepang memilih untuk mengambil keuntungan setelah Nikkei ditutup di tertinggi 10 bulan sehari sebelumnya.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 17,49 poin atau 0,08 persen, dari tingkat penutupan Rabu (16/10/2019), menjadi diperdagangkan di 22.490,41 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 2,03 poin atau 0,12 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.629,48 poin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham transportasi laut dan kimia paling banyak mencatat kenaikan, sementara penurunan dipimpin oleh saham-saham bubur kertas dan kertas, serta tenaga listrik dan gas pada pembukaan perdagangan setelah bel perdagangan pagi.

Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data beragam, termasuk penurunan tak terduga dalam penjualan ritel Amerika Serikat pada September.

Kondisi itu memicu kekhawatiran tentang potensi penurunan ekonomi di negara itu.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 22,82 poin atau 0,08 persen, menjadi ditutup di 27.001,98 poin. Indeks S&P 500 merosot 5,99 poin atau 0,20 persen, menjadi berakhir di 2.989,69 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 24,52 poin, atau 0,30 persen, menjadi ditutup di 8.124,18 poin. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB