Saham TI dan Pertambangan Seret Pasar Australia Lebih Rendah

- Pewarta

Jumat, 18 Oktober 2019 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Australia ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis, karena penurunan sektor teknologi informasi (TI) dan material menyeret pasar yang lebih luas.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 51,80 poin atau 0,77 persen pada 6.684,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 51,70 poin atau 0,76 persen pada 6.791,50 poin.

Dengan harga bijih besi turun lebih dari 3,0 persen semalam, saham-saham pertambangan Aussie menderita kerugian besar. Tetapi berita terbesar hari ini melibatkan sektor teknologi informasi dan jatuhnya harga WiseTech, setelah sebuah laporan oleh J Capital mengklaim perusahaan telah melebih-lebihkan pertumbuhan organik mereka.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah menghabiskan waktu berbulan-bulan menganalisis perusahaan dan menyimpulkan bahwa WiseTech memanipulasi akunnya untuk membuat pertumbuhan dan laba tampak lebih tinggi daripada yang sebenarnya,” kata laporan itu, dikutip dari Xinhua.

Akibatnya, perusahaan menghentikan perdagangan setelah harga sahamnya anjlok lebih dari 10 persen.

Sementara itu, tingkat pengangguran Australia turun dari 5,3 persen menjadi 5,2 persen dengan sekitar 14.700 pekerjaan ditambahkan selama September.

Ini membuat mata uang lokal melonjak dari 67,55 sen AS ke tertinggi 67,84 sen AS segera setelah data tersebut dirilis pada pukul 11.30 waktu setempat.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,40 persen, Westpac Bank turun 0,55 persen, National Australia Bank turun 0,07 persen dan ANZ turun 0,75 persen.

Saham-saham pertambangan anjlok dengan BHP jatuh 3,27 persen, Rio Tinto turun 2,88 persen, Fortescue Metals merosot 4,00 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,48 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi dengan Woodside Petroleum naik 0,66 persen, Santos naik 0,51 persen dan Oil Search turun 0,14 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia gagal mendapat dukungan dengan Coles Group turun 0,97 persen dan Woolworths turun 0,99 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,55 persen, operator penerbangan nasional Qantas jatuh 1,64 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,16 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB