MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 31,44 poin atau 0,44% ke level 7.194,71 pada penutupan perdagangan Rabu 24 Agustus 2022.
Saham-saham sektor teknologi mendorong penguatan IHSG di tengah ketidakpastian terkait kenaikan harga BBM, dan arah kebijakan suku bunga Fed.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 2,33%, diikuti sektor energi dan sektor perindustrian masing-masing 0,84% dan 0,77%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan tiga sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 0,42 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang baku masing-masing minus 0,37% dan minus 0,35%.
Sepanjang hari ini, saham-saham LQ45 yang mendominasi penguatan yaitu TLKM, BBCA, GOTO, ASII, dan ADRO Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni AMRT, BRPT, ARTO, BBRI, dan TPIA.
Tim riset Philip Sekuritas dalam ulasannya menjelaskan, pasar menanti arah kebijakan The Fed yang mana Ketua Fed Jerome Powell akan berpidato di Jacson Holespekan ini. Investor mempersiapkan diri untuk menerima kenyataan bahwa Fedaral Reserve akan melipat-gandakan komitmen mereka dalam memerangi inflasi.
Investor meramalkan ketua Federal Reserve Jerome Powell pada pertemuan tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming minggu ini akan menyampaikan pesan tegas tentang pengetatan kebijakan moneter secara agresif sehingga mengubur harapan adanya pemangkasan suku bunga acuan tahun depan.
Baca Juga:
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Dari dalam negeri, pasar juga menanti kepastian rencana kenaikan harga BBM. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan skema alternatif terkait harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pada perdagangan Rabu, asing masih aktif melakukan pembelian dengan mencatatkan beli bersih (net foreign buy) di seluruh pasar sebesar Rp 815,62 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp 795,82 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.194.572 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,88 miliar lembar saham senilai Rp12,72 triliun. Sebanyak 275 saham naik, 246 saham menurun, dan 177 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 139,28 poin atau 0,49% ke 28.313,47, indeks Hang Seng turun 234,51 poin atau 1,2% ke 19.268,74, dan indeks Straits Times terkoreksi 12,73 poin atau 0,39% ke 3.233,48.







