Saham Cisco Melonjak Ketika Wall Street Bangkit dari Keterpurukan

- Pewarta

Jumat, 16 November 2018 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Jumat pagi (16/11/2018), karena saham-saham teknologi utama berbalik naik atau rebound, memperkuat pasar secara keseluruhan dengan saham Cisco System melonjak hingga 5,5 persen.

Laporan yang dirilis Xinhua menyebutkan Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 208,77 poin atau 0,83 persen, menjadi berakhir di 25.289,27 poin. Indeks S&P 500 naik 28,62 poin atau 1,06 persen, menjadi ditutup di 2.730,20 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 122,64 poin atau 1,72 persen lebih tinggi, menjadi 7.259,03 poin.

Saham Apple melonjak 2,47 persen menjadi ditutup pada 191,41 dolar AS setelah melemah sesi sebelumnya. Saham perusahaan mengalami kerugian curam awal pekan ini dan merosot ke wilayah bearish pada Rabu (14/11) karena diperdagangkan lebih dari 20 persen di bawah tingkat tertinggi sepanjang waktu baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Cisco System meningkat 5,50 persen setelah perusahaan melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan.

Saham-saham teknologi utama AS menguat. Amazon membalikkan kerugian awal dan ditutup 1,28 persen lebih tinggi. Alphabet naik sekitar 2,00 persen dan Netflix naik lebih dari satu persen.

Sektor teknologi meningkat sekitar 2,5 persen pada penutupan, memimpin kenaikan dalam 11 sektor utama S&P 500.

Saham utilitas PG&E jatuh lebih dari 30 persen setelah aksi jual tajam di sesi sebelumnya. Perusahaan mengatakan pada Rabu (14) bahwa asuransinya tidak akan menutupi kerugian jika ditemukan ia yang bertanggung jawab atas Camp Fire yang mengamuk di negara bagian California AS. Investigasi atas penyebab kebakaran masih berlangsung.

Di bidang ekonomi, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, mencapai 216.000 dalam pekan yang berakhir 10 November, meningkat 2.000 dari minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis (15/11). Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan pasar. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB