Saham Bank ANZ Jatuh Meski Bursa Australia Dibuka Menguat

- Pewarta

Kamis, 15 November 2018 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Bank ANZ Jatuh Meski Bursa Australia Dibuka Menguat

Mediaemiten.com, Sydney – Saham saham perbankan utama, termasuk ANZ jatuh, meski Bursa Australia dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi (15/11/2018) di tengah volatilitas yang lebih besar di pasar global yang dipicu ketidakpastian Brexit terbaru dan perkembangan internasional lainnya.

Laporan yang dikutip Xinhua menyebutkan pada pukul 10.15 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 14,5 poin atau 0,25 persen menjadi di 5.747,3 poin dan indeks All Ordinaries yang lebih luas menambahkan 14,5 poin atau 0,25 persen menjadi 5.836,8 poin.

“Serangkaian berita utama geopolitik menggerakkan pasar keuangan global semalam dan meningkatkan volatilitas pasar, termasuk volatilitas yang lebih besar dalam pound Inggris di tengah perkembangan Brexit terbaru dengan ketidakpastian yang tersisa serta ekuitas AS yang lebih rendah karena berlanjutnya sengketa perdagangan internasional dan data ekonomi beragam,” kata Analis Pasar CMC Markets & Stockbroking, Jonathen Chan dalam catatan pagi kepada investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Investor dan pedagang mungkin harus memutuskan apakah akan mendasarkan tindakan mereka pada berita utama geopolitik atau kegiatan ekonomi global dalam 24 jam ke depan. Data upah Australia tidak memberikan kejutan kemarin, tetapi data ketenagakerjaan pagi ini dapat mendukung dolar Australia jika ekspektasi pasar terpenuhi,” katanya.

Bank-bank besar Australia dibuka melemah, dengan ANZ merosot 0,59 persen, Commonwealth Bank turun 0,36 persen, National Australia Bank tergelincir 0,63 persen dan Westpac menyusut 0,79 persen.

Raksasa pertambangan BHP menambahkan 0,19 persen, sementara saingannya Rio Tinto turun 0,14 persen, dan Woodside Petroleum turun tipis 0,09 persen.

Wesfarmers bertambah 0,41 persen dan jaringan supermarket saingannya Woolworths naik 0,48 persen.

Raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,49 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 0,17 persen dan kelompok biotek CSL naik 1,66 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB