Saham Australia Dibuka Melemah Menyusul Penurunan Wall Street

- Pewarta

Kamis, 11 Oktober 2018 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia melemah pada pembukaan perdagangan Kamis (11/10/2018), karena investor di kawasan menghadapi volatilitas tinggi di tengah penjualan setelah Wall Street turun tajam Rabu malam (10/10/2018).

Pada pukul 10.15 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 123 poin atau 2,03 persen menjadi diperdagangkan di 5.926,8 poin, dan indeks All Ordinaries yang lebih luas merosot 128,2 poin atau 2,08 persen pada 6.035,6 poin.

“Investor Asia-Pasifik bersiap untuk lonjakan volatilitas di tengah penjualan besar setelah saham AS anjlok dalam perdagangan semalam,” kepala strategi pasar CMC Markets and Stockbroking, Michael McCarthy mengatakan dalam catatan pagi kepada investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Logam industri tersedot ke bawah oleh mode penghindaran risiko, dan emas naik. Pasar mata uang anehnya tenang, dengan sedikit melemahnya dolar AS. Bahkan lebih dari itu, imbal hasil obligasi menurun, meskipun investor saham mengkhawatirkan suku bunga dan angka inflasi AS malam ini yang mungkin akan melihat imbal hasil obligasi di tertinggi tujuh tahun.” Bank-bank besar Australia dibuka melemah, dengan ANZ turun 2,05 persen, Commonwealth Bank merosot 1,41 persen, National Australia Bank jatuh 2,47 persen dan Westpac kehilangan 1,96 persen.

Raksasa pertambangan BHP Billiton turun 2,94 persen, saingannya Rio Tinto kehilangan 2,62 persen, dan Woodside Petroleum turun 2,03 persen.

Wesfarmers dibuka 1,19 persen lebih rendah, sementara jaringan supermarket saingannya Woolworths merosot 1,35 persen.

Raksasa telekomunikasi Telstra kehilangan 1,87 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 1,99 persen dan kelompok bioteknologi CSL menukik 3,53 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB