Rupiah Senin Diprediksi Menguat, Manfaatkan Pelemahan Dolar AS

- Pewarta

Senin, 28 Januari 2019 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Senin Diprediksi Menguat, Manfaatkan Pelemahan Dolar AS

Mediaemiten.com, Jakarta – Ekonom Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail memprediksi nilai tukar rupiah akan bergerak menguat pada Senin ini, memanfaatkan pelemahan mata uang dolar AS.

“Dolar melemah disebabkan ekspektasi investor yang meyakini bahwa The Fed tidak akan menaikkan tingkat suku bunga di Januari dan masih akan mengeluarkan pernyataan yang cukup ‘dovish’ terhadap prospek kenaikan tingkat suku bunga AS tahun ini,” ujar Ahmad di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Dolar AS diperkirakan melemah terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia setelah menguat hampir tiga minggu berturut-turut. Ekspektasi akan ditahannya Fed Fund Rate dinilai akan membantu positifnya kinerja bursa saham AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenaikan bursa saham AS serta melemahnya dolar diperkirakan akan mendorong arus modal masuk ke pasar saham dan obligasi Indonesia dan membantu penguatan rupiah,” katanya.

Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah pada Senin ini, akan menguat ke level Rp14.000 hingga Rp14.090 per dolar AS.

Sementara ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, penguatan rupiah didorong prediksi BI bahwa angka inflasi 2019 akan stabil.

Hingga pekan keempat Januari 2019, tercatat inflasi sebesar 0,49 persen (year to date/ytd), sedangkan Januari 2018 tercatat 0,62 persen (month on month).
Menurutnya, ada potensi inflasi meningkat memasuki triwulan III dengan naiknya harga yang diatur pemerintah (administered prices) terutama untuk tarif listrik.

Namun angka inflasi masih bisa terjaga sesuai target 3,5 plus minus satu persen.

“Penguatan rupiah hari ini akan menuju kisaran antara Rp14.050 sampai dengan Rp14.090 per dolar AS,” ujar Lana. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru