MEDIA EMITEN – Nilai tukar rupiah menguat tajam di bawah Rp 15.700 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis 1 Desember 2022 berada di level Rp 15.617 per dolar AS, menguat Rp 125 dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 15.742 per dolar AS.
Penguatan rupiah ditopang turunnya dolar AS menyusul pidato Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell yang memberi sinyal perlambatan kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).
Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral akan mulai menerapkan kenaikan suku bunga acuan yang lebih kecil pada Desember.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Investor pun menangkap sinyal bahwa kenaikan suku bunga bank sentral tidak akan seagresif sebelumnya untuk tahun depan dan merespons pernyataan Powell dengan masuk ke aset berisiko untuk memanfaatkan peluang.
Sementara itu, di pasar antarbank rupiah ditutup menguat 169 poin atau 1,07% ke posisi Rp 15.563 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.732 per dolar AS.
Sentimen positif dari dalam negeri adalah data inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya perlambatan laju inflasi pada November 2022.
BPS mencatat, inflasi November 2022 mencapai 0,09% dibanding bulan sebelumnya (month-to-month/mtm), yang disumbang kenaikan harga telur ayam ras dengan andil 0,02%.
Baca Juga:
Savaya Group Hadirkan Zumana, Destinasi Baru di Pesisir Kuta Bali
Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam
Dengan inflasi 0,09% (mtm) pada bulan lalu, inflasi tahunan mencapai 5,42% dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy) dan dibanding Desember 2021 mencapai 4,82% (year-to-date/ytd).






