Rupiah Menguat Seiring Naiknya Mata Uang Asia

- Pewarta

Jumat, 13 Desember 2019 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Menguat Seiring Naiknya Mata Uang Asia

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis sore (12/12/2019) menguat seiring naiknya mayoritas mata uang regional Asia.

Rupiah ditutup menguat 5 poin atau 0,04 persen di level Rp14.033 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.038 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis, mengatakan, sentimen penggerak rupiah hari ini salah satunya yaitu The Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 1,5 persen hingga 1,75 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar berbunga-bunga mendengar pernyataan Powell saat konferensi pers usai rapat. Dia mengatakan masa depan perekonomian negeri Paman Sam cukup cerah,” ujar Ibrahim.

Kendati demikian, investor tetap gelisah karena batas waktu hari Minggu (15/12) diberlakukannya tarif senilai hampir 160 miliar dolar AS pada barang-barang konsumen China.

Selain itu, pasar tengah menunggu hasil pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa pada hari Kamis ini, yang merupakan pertemuan pertama ECB di bawah pimpinan Christine Lagarde.

Lagarde dinilai sudah pasti akan membuat keran uang tetap terbuka lebar, tetapi investor akan penasaran untuk mendengarkan konferensi pers pasca pertemuan pertamanya untuk mencari petunjuk tentang perombakan kebijakan yang lebih luas yang dapat menjadi landasan masa jabatannya.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.036 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.029 per dolar AS hingga Rp14.045 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.042 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.025 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru