Rupiah Menguat Seiring Harapan The Fed Turunkan Suku Bunga

- Pewarta

Jumat, 12 Juli 2019 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Menguat Seiring Harapan The Fed Turunkan Suku Bunga

Rupiah menguat 65 poin atau 0,46 persen menjadi Rp14.067 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.132 per dolar AS.

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu sore (10/7/2019) menguat seiring harapan pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga pada akhir bulan ini pasca testimoni Gubernur The Fed Jerome Powell.

Rupiah menguat 65 poin atau 0,46 persen menjadi Rp14.067 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.132 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (11/7/2019), mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi sinyal kuat bahwa The Fed akan memangkas suku bunganya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah The Fed itu sejalan dengan janji Powell bahwa The Fed akan bertindak sesuai dalam merespons dinamika perekonomian Negeri Paman Sam maupun global. Di mana saat ini ekspansi ekonomi AS terancam oleh perang dagang dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia,” ujar Ibrahim.

Setelah The Fed memberikan sinyal positif dengan berencana menurunkan suku bunga acuan, menurut Ibrahim, sudah sepantasnya Bank Indonesia berani mengambil langkah menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin guna untuk mendongkrak pertumbuhan sektor riil.

“Karena tingkat suku bunga kita masih kompetitif dibandingkan dengan negara Asia lainnya seperti India yang sudah menurunkan suku bunga 75 bps,” kata Ibrahim.

Rapat Dewan Gubernur BI dua periode berikutnya digelar pada 17-18 Juli 2019 dan 21-22 Agustus 2019, mendahului pertemuan The Federal pada 30-31 Juli 2019 dan 17-18 September 2019. Artinya, BI harus mengambil keputusan dengan keterbatasan informasi.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.105 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.060 per dolar AS hingga Rp14.108 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.189 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.152 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru