Rupiah Menguat Seiring Harapan Positif Fundamental Ekonomi Nasional

- Pewarta

Selasa, 18 Desember 2018 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin sore (17/12/2018), menguat sebesar 26 poin ke posisi Rp14.581 dibandingkan sebelumnya Rp14.607 per dolar AS.

Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong di Jakarta, Senin (17/12/2018) mengatakan sebagian pelaku pasar uang masih merespon positif fundamental ekonomi nasional sehingga rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS.

BACA JUGA : Rupiah Bergerak Melemah ke Posisi Rp14.618

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar masih merespon data ekonomi seperti terjaganya inflasi, cadangan devisa meningkat, serta sejumlah paket kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengakui, penguatan rupiah masih dibatasi oleh data neraca perdagangan Indonesia November 2018 yang dirilis hari ini (17/12).

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada November 2018 mengalami defisit tertinggi sepanjang tahun 2018, yaitu sebesar 2,05 miliar dolar AS yang dipicu oleh defisit sektor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 1,46 miliar dolar AS dan 0,58 miliar dolar AS.

“Pergerakan rupiah relatif terbatas, neraca perdagangan yang defisit bisa memicu defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) bertambah,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, situasi global juga penuh dengan ketidakpastian mengenai perang dagang, dimana data ekonomi China mengalami perlambatan.

“China sebagai salah satu mitra dagang kita, kalau ekonomi mereka terhambat, sedikit atau banyak kita juga terkena imbasnya,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (17/12), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.617 dibanding sebelumnya (14/12) di posisi Rp14.538 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru