Rupiah Menguat Dipicu Perkembangan Negosiasi Dagang AS-China

- Pewarta

Selasa, 26 Februari 2019 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Menguat Dipicu Perkembangan Negosiasi Dagang AS-China

Mediaemiten.com ,Jakarta – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada akhir pekan menguat 40 poin menjadi Rp14.018 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.058 per dolar dipicu perkembangan positif negosiasi dagang Amerika Serikat dan China.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Senin (25/2/2019), mengatakan informasi terbaru bahwa Presiden AS Donald Trump akan menunda pemberlakuan tarif impor terhadap China, memberikan harapan kepada pasar.

BAcA JUGA : Rupiah Senin Pagi Dibuka Menguat 53 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun Trump tidak bilang bakal tidak naikin, cuma ditunda, tapi itu menimbulkan ekspektasi pasar kalau negosiasinya berjalan dengan baik,” ujar Dini.

Menurut Dini, masalah perang dagang memang sangat sensitif dan berpengaruh terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kabar penundaan pemberlakuan tarif impor oleh Trump tersebut, lanjutnya, sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global.

“Mengingat IMF pernah bilang salah satu penyebab yang membuat ‘outlook’ perlambatan ekonomi global adalah perang dagang. Ini ada kabar positif, setidaknya itu sedikit mengurangi kekhawatiran,” kata Dini.

Nilai tukar (kurs) rupiah sendiri pada pagi hari dibuka menguat Rp13.995 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.995 per dolar AS hingga Rp14.023 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.007 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.079 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB