Rupiah Melemah Seiring Fokus Pasar pada Pertemuan The Fed

- Pewarta

Kamis, 12 Desember 2019 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Melemah Seiring Fokus Pasar pada Pertemuan The Fed

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore (11/12/2019) melemah seiring fokus pasar saat ini pada pertemuan bank sentral AS The Fed tengah pekan ini.

Rupiah ditutup melemah 18 poin atau 0,13 persen di posisi Rp14.038 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.020 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu, mengatakan sebenarnya ada sentimen positif terkait proyeksi Bank Pembangunan Asia (ADB) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia namun perhatian pasar tengah tertuju pada pertemuan The Fed.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Rupiah tengah pekan diperkirakan kembali terapresiasi

“Dengan informasi yang positif dari ADB, mata uang garuda masih belum bisa bergerak positif karena efek eksternal, terutama pertemuan The Fed nanti malam yang akan jadi fokus,” ujar Ibrahim.

ADB mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 dan 2020 masing-masing sebesar 5,1 persen dan 5,2 persen meski gejolak perang dagang masih terus membayangi perekonomian global.

Ibrahim menuturkan berkat kegigihan pemerintah dan Bank Indonesia yang terus melakukan pembenahan di segala bidang dan terus melakukan intervensi, mengakibatkan tekanan global bisa dikendalikan dan diredam sehingga gempuran dari eksternal relatif bisa terkontrol dengan baik.

Baca juga: BI sebut faktor non musiman bantu rupiah menguat awal Desember

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.016 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.016 per dolar AS hingga Rp14.039 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.025 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.004 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :