Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore (16/1/2019), melemah 30 poin ke posisi Rp14.123 dibandingkan sebelumnya Rp14.093 per dolar AS.
“Rupiah melemah seiring dengan pelaku pasar yang memanfaatkan kenaikan rupiah sebelumnya untuk ambil untung,” kata Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (16/1/2019).
BACA JUGA : Rupiah Melemah Dekati Angka Rp14.100
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan pelaku pasar juga memanfaatkan sentimen pelemahan mata uang China sebagai alasan untuk aksi ambil untung di pasar valas domestik.
“Di sisi lain, kemungkinan pelaku pasar juga menahan transaksinya seraya menanti sentimen baru, terutama dari dalam negeri untuk mengimbangi sentimen defisit neraca perdagangan,” katanya.
Kemarin (15/1), Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia pada 2018 mengalami defisit mencapai 8,57 miliar dolar AS.
“Koreksi rupiah saat ini diharapkan hanya sesaat, mengingat pemerintah cukup optimistis terhadap fundamental ekonomi nasional,” katanya.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Gelar Penerbangan Formasi Lima Pesawat eVTOL Pertama di Dunia
Tokoh budaya & media Tiongkok dan mancanegara mengunjungi Lembah Otomotif Tiongkok
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (16/1), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.154 dibanding hari sebelumnya (15/1), di posisi Rp14.084 per dolar AS. (zub)






