Rupiah Melemah Jadi Rp15.237 Dipengaruhi Faktor Eksternal

- Pewarta

Selasa, 16 Oktober 2018 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore bergerak melemah sebesar 42 poin menjadi Rp15.237 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.195 per dolar AS.

“Faktor eksternal masih mempengaruhi pergerakan kurs rupiah,” ujar Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova di Jakarta, Senin (15/10/2018).

BACA JUGA : Rupiah Pagi Melemah Menjadi Rp15.224

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan pelaku pasar masih mengantisipasi kebijakan the Fed selanjutnya terkait suku bunga. Sejauh ini pasar menilai, the Fed masih memiliki peluang untuk menaikan suku bunga di tengah sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang tumbuh.

Selain itu, lanjut dia, perang dagang juga masih membayangi pelaku pasar. Fenomena perang dagang dikhawatirkan berdampak negatif bagi perekonomian di negara-negara berkembang.

“Sentimen dari dalam negeri sebenarnya positif, namun faktor eksternal itu yang mengalihkan perhatian pelaku pasar,” katanya.

Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong mengatakan perang dagang antara Amerika Serikat-Tiongkok masih membebani laju mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Perang dagang, lanjut dia, akan memicu Tiongkok untuk melakukan devaluasi mata uangnya, kondisi itu tentu berimbas pada mata uang di kawasan sekitar.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (15/10), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp15.1246dibanding sebelumnya (11/10) di posisi Rp15.194 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB