Rupiah Ditutup Menguat Seiring Kebijakan FED Tidak Agresif

- Pewarta

Rabu, 19 Desember 2018 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Ditutup Menguat Seiring Kebijakan FED Tidak Agresif

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore (18/12/2018) menguat 70 poin ke posisi Rp14.511 dibandingkan sebelumnya Rp14.581 per dolar AS.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa apresiasi rupiah seiring dengan ekspektasi pasar terhadap the Fed mengenai kebijakan suku bunganya yang cenderung “dovish” pada 2019 mendatang.

BACA JUGA : Rupiah Menguat 75 Poin Mendekati Angka Rp14.500

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dolar AS melemah karena spekulasi pelaku pasar bahwa kebijakan suku bunga the Fed tidak agresif pada tahun ini,” katanya.

Ia menambahkan spekulasi pasar itu juga seiring dengan imbas perlambatan ekonomi dunia akibat perang dagang serta ketidakpastian kondisi ekonomi di Uni Eropa.

Di sisi lain, lanjut dia, kemungkinan sentimen negatif dari defisit neraca perdagangan Indonesia pada November cenderung mulai mereda. “Neraca perdagangan tidak terlepas dari permintaan global yang akhirnya mempengaruhi kinerja ekspor,” katanya.

Analis Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail mengatakan bahwa sentimen eksternal mengenai sikap the Fed yang “dovish” menekan pergerakan mata uang dolar AS terhadap hampir semua mata uang dunia.

“Ekspektasi investor semakin kuat bahwa The Fed akan memberikan arah kebijakan moneter yang lebih ‘dovish’ di tahun 2019,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa (18/12) ini, tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.523 dibanding sebelumnya (17/12) di posisi Rp14.617 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru