Puan Ingin Kesehatan dan Ekonomi Harus Diperkuat Secara Bersamaan

- Pewarta

Kamis, 11 Juni 2020 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Ingin Kesehatan dan Ekonomi Harus Diperkuat Secara Bersamaan

Mediaemiten.com, Jakarta – Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani memastikan tatanan normal baru atau new normal yang akan diterapkan Pemerintah harus memperkuat kesehatan dan ekonomi secara bersamaan. Untuk itu, menurut Puan, new normal perlu diatur secara komprehensif di setiap sektor dan skenario, agar bisa bersamaan menjaga kesehatan rakyat sekaligus memutar kembali roda ekonomi Indonesia.

“Ini penting karena new normal yang diperlukan Indonesia bukan yang memilih antara ekonomi dan kesehatan, tapi bagaimana keduanya bisa berjalan bersamaan,” ujar politisi PDI-Perjuangan itu dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Rabu (10/6/2020).

Puan menyampaikan alah satu yang harus diperhatikan adalah kegiatan sosial dan ekonomi di pasar-pasar tradisional. Diketahui, sudah ada laporan beberapa pedagang di pasar tradisional yang terinfeksi Covid-19. Itu menunjukkan, jika tidak ada penanganan yang tepat, maka pasar tradisional bisa menjadi sumber penularan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, lanjut Puan, denyut nadi ekonomi daerah itu bisa terasa di pasar-pasarnya, yang juga menjadi salah satu tempat utama terjadinya interaksi sosial masyarakat sebuah daerah. “Maka itu perhatian pemerintah terhadap penetapan dan penerapan protokol new normal di pasar tradisional sangat dibutuhkan karena pasar tradisional adalah penggerak sektor ril ekonomi rakyat,” jelas legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Puan juga menenkankan agar sosialisasi protokol new normal dilakukan sejelas mungkin supaya dapat dipahami semua kalangan. Selain protokol new normal yang sangat rinci, diperlukan juga mekanisme monitoring dan evaluasi yang ketat.  Terlebih, Puan mencatat pada Selasa (9/6/2020) berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, ada penambahan 1.034 kasus positif Covid-19.

Karenanya, angka-angka seperti ini harus dimonitor ketat dan menjadi dasar pengambilan keputusan.  Kendati demikian, Puan mengapresiasi target awal pengujian 10.000 spesimen dari tes Covid-19 sudah tercapai dan Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan ingin menaikkan target menjadi 20.000 per hari. Hal itu, lanjut Puan, agar sejalan dengan kebijakan new normal dan bisa menggerakan ekonomi masyarakat, tanpa mengabaikan risiko kesehatan.

“Kita juga menanti terobosan instansi terkait dalam hal pelacakan penyebaran Covid-19 yang sudah didorong untuk memanfaatkan sistem teknologi telekomunikasi. Jadi protokol new normal yang rinci, disertai dengan pengujian spesimen tes yang terus diperbanyak, serta pelacakan penyebaran yang luas dan cepat, semuanya perlu dilaksanakan bersamaan agar kesehatan rakyat terjaga sekaligus roda ekonomi kembali berputar,” tandasnya. (dpr)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok

Pers Rilis

Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok

Senin, 7 Sep 2026 - 08:13 WIB

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Pers Rilis

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 04:55 WIB