Presiden Imbau Instansi Pemerintah Jaga Kepercayaan Masyarakat

- Pewarta

Selasa, 16 Juni 2020 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo, mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah untuk senantiasa menjaga kepercayaan rakyat. Dengan cara menyelamatkan uang rakyat dari berbagai ancaman tindakan korupsi yang rawan terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Uang negara harus diselamatkan dan kepercayaan rakyat harus terus kita jaga,” ujar Presiden Joko Widodo ketika membuka Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 melalui siaran konferensi video pada Senin (15/6/2020).

Bentuk sistem pencegahan tindakan penyimpangan mulai dari internal. Maksudnya, adalah unit kerja yang mempunyai tugas dan fungsi melakukan pengawasan di masing-masing instansi pemerintah harus aktif memberikan pengawasan ketat terhadap setiap pengelolaan uang APBN.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sini, pejabat dari unit kerja pengawasan yang terkait dapat langsung memberikan masukan terkait pengelolaan anggaran pada unit kerja yang bersangkutan. Proses pengawasan yang dilakukan akan mencegah terjadinya tindakan penyimpangan anggaran pada instansi pemerintahan.

“Kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya BPKP, inspektorat dan juga LKPP adalah aparat internal pemerintah harus fokus ke pencegahan dan perbaikan tata kelola,” imbuhnya.

Langkah selanjutnya, setiap instansi pemerintah dapat kerjasama dengan lembaga pemnerintah mempunyai kewenangan dalam melakukan pengawasan anggaran seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dan juga dapat bersinergi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kerjasama sinergis dengan lembaga lembaga pemeriksa eksternal BPK harus terus dilakukan. Demikian juga sinergi antara aparat penegak hukum kepolisian kejaksaan dan KPK,” katanya.

Presiden meyakini, apabila langkah-langkah strategis di atas dapat dilakukan dengan optimal oleh instansi pemerintah. Maka, pengelolaan anggaran penyelengaraan pemerintahan dapat terhindar dari berbagai potensi tindakan penyimpangan korupsi oleh oknum.

“Saya yakin, kita bisa bekerja lebih baik menangani semua masalah dan tantangan dengan lebih cepat. Sehingga dapat bangkit melangkah maju mengawal aqidah-aqidah besar penting untuk bangsa menuju ke sebuah Indonesia maju,” tutup Presiden. (pub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:34 WIB

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB