Pimpinan Bank Sentral Dunia Bahas Ketidakpastian Global di Bali

- Pewarta

Senin, 15 Oktober 2018 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Nusa Dua – Pemimpin bank sentral yang berpengaruh dalam arus likuiditas global berkumpul di Nusa Dua, Bali, Minggu untuk membicarakan respons dalam menyikapi ketidakpastian ekonomi global, terutama untuk membendung dampak perang dagang yang berkelanjutan terhadap pasar finansial.

Gubernur BI Perry Warjiyo saat membuka Seminar G-30 di rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10/2018), kembali menekankan fundamental ekonomi Indonesia kokoh dan reformasi struktural terus berjalan.

Perry juga mencoba membuka seminar agar lebih santai, meskipun dalam seminar hadir para penentu kebijakan moneter di dunia, seperti Gubernur Bank Sentral China Yi Gang, Gubernur Bank Sentral Jepang Haruhiko Kuroda, Gubernur Bank Sentral Prancis Francois Villeroy de Galhau dan lainnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya harap Anda bisa melihat dan mengatakan kepada dunia, ekonomi Indonesia kokoh, ressilent, dan terus melanjutkan reformasi struktural,” ujarnya.

Gubernur Bank Sentral China Yi Gang, salah satu penentu kebijakan yang sangat ditunggu-tunggu pernyataannya dalam forum ini, memaparkan ekonomi global memang masih dibayangi ketidakpastian. Tensi perang dagang menjadi salah satu tantangan utama.

Yi Gang menyuarakan nada yang sama dengan laporan Dana Moneter Internasional (IMF) beberapa waktu lalu, bahwa perang dagang bisa menghadirkan ekspektasi pasar yang negatif.

Kebijakan moneter China, di tengah dampak perang dagang, kata Yi Gang, masih netral. Posisi kebijakan moneter negara raksasa ekonomi Asia itu tidak cenderung longgar maupun ketat.

“Anda dapat melihat China masih memiliki ruang cukup untuk penyesuaian kebijakan,” ujarnya. (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru