Pemerintah Reformasi Sektor Kesehatan dan Ketahanan Pangan

- Pewarta

Jumat, 14 Agustus 2020 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Reformasi Sektor Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Presiden RI, Joko Widodo. (Foto : Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Mediaemiten.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dokter, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang bersama-sama berjuang secara luar biasa untuk menghambat penyebaran Covid-19 dan berupaya mengobati pasien-pasien terdampak.

Saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat (14/8/2020), Presiden juga mengatakan bahwa reformasi fundamental di sektor kesehatan harus dipercepat.

“Perjuangan untuk menghambat penyebaran Covid-19, mengobati yang sakit, dan mencegah kematian sudah luar biasa kita lakukan. Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dokter, perawat, serta seluruh petugas di rumah sakit, di laboratorium, di klinik-klinik kesehatan, dan di rumah isolasi, kepada tokoh masyarakat, para relawan, awak media, aparat TNI dan Polri, serta para ASN di pusat dan di daerah,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pandemi ini menuntut kita untuk mengutamakan pencegahan penyakit dan pola hidup sehat. Penguatan terhadap kapasitas SDM, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan, serta industri obat dan alat kesehatan dalam negeri juga harus diprioritaskan.

Tak cukup di situ, ketahanan pangan juga harus segera diwujudkan. Pandemi Covid-19 yang melanda setidaknya 215 negara di dunia memberikan ancaman global baru berupa krisis pangan.

Ketahanan pangan nasional tengah diupayakan dengan menjamin kelancaran rantai pasok makanan dari hulu produksi hingga hilir distribusi di seluruh penjuru negeri. Efisiensi terhadap proses produksi pangan dan nilai tambah bagi petani juga terus ditingkatkan.

“Food estate, lumbung pangan, sedang dibangun untuk memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu, tetapi juga bergerak di hilir produk pangan industri. Bukan lagi menggunakan cara-cara manual, tetapi teknologi modern dan pemanfaatan kecanggihan digital. Bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga untuk pasar internasional,” imbuhnya.

Saat ini lumbung pangan baru tengah dikembangkan di Provinsi Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Menyusul setelahnya beberapa daerah lain yang akan menyinergikan pemerintah, pelaku swasta, dan masyarakat sebagai pemilik lahan maupun sebagai tenaga kerja. (pre)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru