Pemerintah Lakukan Pembangunan Terminal Multipurpose di NTT

- Pewarta

Senin, 3 Agustus 2020 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) tengah melakukan percepatan pembangunan terminal multipurpose di Desa Wae Kelambu, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ridwan Djamaluddin dalam rapat koordinasi daring yang digelar pada Jumat, 24 Juli 2020 mengatakan, pembangunan terminal multipurposes di Desa Wae Kelambu ditargetkan akan selesai dalam 150 hari kerja yaitu pada bulan Desember 2020.

Dalam rapat koordinasi tersebut terungkap beberapa permasalahan dan rencana tindak lanjut pada masing-masing infrastruktur yang perlu ditindaklanjuti oleh Kementerian atau Lembaga dan stakeholder terkait. Di antaranya yakni, jalan akses Labuanbajo-Wae Kelambu yang akan ditingkatkan menjadi jalan kelas I serta perlunya akses jalan menuju lokasi pelabuhan atau quarry.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, terkait pola operasi pelabuhan, pemerintah dan pihak terkait akan menyusun strategi pola operasi untuk jangka pendek, membuat area konsolidasi barang dari peti kemas ke truk yang lebih kecil; seta perlunya dukungan selama proses pembangunan agar mobilisasi di jalan selalu lancar dengan melakukan pengembangan jalan di rencana jangka panjang.

“Untuk menjamin ketersediaan air bersih, pada tahun 2020 akan dibangun pipa baru untuk mendukung pipa eksisting. Uji coba pembangunan jaringan ke Wae Kelambu menggunakan reservoir juga akan segera dilakukan,” kata Deputi Ridwan.

Persoalan lainnya adalah ketersediaan jaringan telekomunikasi. Terkait hal ini, Deputi Ridwan mengatakan, PT. Telkom Indonesia akan melakukan pergelaran kabel optik yang ditargetkan selesai pada bulan Agustus 2020 dengan membutuhkan dukungan perizinan dari Pemerintah Daerah. Untuk mengejar target penyelesaian tersebut, PT. Telkomsel membutuhkan suply listrik untuk unit combat yang saat ini ada di lokasi, serta lahan untuk penempatan perangkat di lapangan.

Sementara itu, terkait ketersediaan listrik dari PLN, Deputi Ridwan mengatakan, saat ini jaringan tegangan menengah 20kV sudah tersedia di Dermaga Wae Kelambu dengan cadangan daya PLN 6 Megawatt dan menunggu permohonan pasang baru dari PT. Pelindo III sesuai kebutuhan Dermaga Wae Kelambu.

“PT Pelindo III akan melakukan sinkronisasi jadwal pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan (Air Bersih, Listrik, dan Jaringan Telekomunikasi) agar waktu pembangunan lebih efektif,” kata Deputi Ridwan. (mar)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru