Pejabat Fed Perkirakan Paling Banyak Satu Kenaikan Suku Bunga di 2019

- Pewarta

Selasa, 26 Maret 2019 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Washington – Patrick Harker, Presiden Federal Reserve Philadelphia, mengatakan pada Senin (25/3/2019) bahwa Fed AS paling banyak dapat memiliki satu kenaikan suku bunga pada tahun 2019 dan kenaikan suku bunga lain pada tahun 2020.

“Pandangan saya saat ini adalah bahwa, paling banyak, satu kenaikan suku bunga tahun ini, dan satu pada tahun 2020, adalah tepat, dan sikap saya akan dipandu oleh data saat mereka masuk dan peristiwa-peristiwa yang terjadi,” kata Harker, seorang sentris di antara pejabat tinggi The Fed.

Harker mengatakan bahwa dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi “sedikit di atas dua persen” untuk tahun 2019, terutama karena masalah-masalah struktural di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu mencerminkan kekuatan struktural yang bergerak lambat — seperti demografi, pertumbuhan yang teredam dalam angkatan kerja, dan pertumbuhan produktivitas yang lebih rendah daripada headwind sementara,” kata Harker.

Untuk gambaran ekonomi, Harker percaya bahwa pengeluaran konsumsi pribadi, umumnya dikenal sebagai PCE, tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan PDB riil di Amerika Serikat. Secara khusus, pengeluaran rumah tangga berlanjut pada “kecepatan yang kuat dan berkelanjutan.”

“Namun demikian, perusahaan-perusahaan telah melaporkan peningkatan dalam ketidakpastian dan penurunan dalam kepercayaan. Ditambah dengan kondisi-kondisi keuangan yang lebih ketat, prospek investasi tidak cukup cerah seperti tahun lalu,” kata Harker.

Berbicara tentang rencana terbaru The Fed untuk mengakhiri pengurangan neraca, Harker mencatat bahwa The Fed “masih harus melakukan normalisasi”.

Bank sentral Amerika Serikat berniat untuk memperlambat pengurangan kepemilikannya pada surat berharga negara dengan mengurangi batas atas penukaran bulanan dari level saat ini 30 miliar dolar AS menjadi 15 miliar dolar AS mulai Mei, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh The Fed pada Rabu (20/3). (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB