Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp140 Triliun

- Pewarta

Rabu, 19 September 2018 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infofinansial.com, Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi pada 2018 mencapai Rp140 triliun atau turun 13,04 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp161,36 triliun.

“Potensi kenaikan suku bunga menjadi salah satu faktor beberapa emiten menunda penebitan oblligasi,” ujar Presiden Direktur Pefindo, Salyadi Syahputra di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Ia mengatakan naiknya suku bunga akan membuat kupon obligasi yang ditawarkan kepada investor menjadi meningkat sehingga menambah beban biaya penerbit.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari awal tahun saja, rata-rata kenaikan bunga obligasi mencapai 1,5 persen hingga 2 persen,” paparnya.

Sepanjang tahun ini, lanjut dia, total nilai emisi obligasi yang telah diterbitkan mencapai Rp100 triliun. Saat ini, Pefindo memegang mandat pemeringkatan efek bersifat utang yang akan terbit sekitar Rp30 triliun hingga Rp40 triliun.

“Jadi sampai akhir tahun diperkirakan mencapai Rp140 triliun. Kita perkirakan tahun ini tidak bisa lebih tinggi dari tahun lalu,” katanya.

Menurut Salyadi Syahputra, penerbitan obligasi di sisa tahun ini akan didominasi oleh perusahaan dengan peringkat di atas level idA (single A). (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru