Pasar Saham Australia Turun dalam Perdagangan Pagi

- Pewarta

Kamis, 17 Oktober 2019 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Turun dalam Perdagangan Pagi

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (17/10/2019), dengan sektor material menjadi beban utama indeks.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 17,50 poin atau 0,26 persen pada 6.719,00, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 17,80 poin atau 0,26 persen pada 6.825,40.

Dengan sebagian besar pasar belahan bumi utara semalam lebih lemah dan penurunan 3,0 persen dalam harga bijih besi, saham-saham pertambangan telah terpukul keras di bagian awal sesi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, saham-saham perawatan kesehatan dan energi membantu mengimbangi beberapa kerugian yang tajam itu.

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir melonjak lebih dari satu persen

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia bervariasi dengan Commonwealth Bank naik 0,24 persen, Westpac Bank turun 0,14 persen, National Australia Bank naik 0,14 persen dan ANZ turun 0,18 persen.

Saham-saham pertambangan jatuh dengan BHP turun 1,78 persen, Rio Tinto turun 2,36 persen, Fortescue Metals turun 2,00 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,47 persen.

Produsen minyak dan gas negara itu reli dengan Woodside Petroleum naik 0,25 persen, Santos naik 0,90 persen dan Oil Search naik 0,21 persen.

Baca juga: Pasar saham Australia dibuka melambung, seiring penguatan Wall Street

Jaringan supermarket terbesar di Australia gagal melihat dukungan dengan Coles Group turun 0,75 persen dan Woolworths turun 0,42 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menukik 0,42 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 1,35 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,84 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB