Pasar Saham Australia Perpanjang Kerugian Empat Hari Berturut-Turut

- Pewarta

Kamis, 14 Maret 2019 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Perpanjang Kerugian Empat Hari Berturut-Turut

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (13/3/2019), memperpanjang kerugiannya untuk hari keempat berturut-turut.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 13,60 poin atau 0,22 persen menjadi 6.161,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 14,60 poin atau 0,23 persen menjadi 6.246,00 poin.

“Pasar saham Australia telah gagal mempertahankan keuntungan awal, terseret oleh kerugian di sektor keuangan, telekomunikasi dan consumer discretionary,” analis Commsec Media and Capital Markets, James Tao mengatakan kepada investor dalam sebuah catatan ekonomi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, “keuntungan dari sektor energi, material, utilitas, dan teknologi informasi membantu membatasi kerugian.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia berada di bawah tekanan, dengan Commonwealth Bank turun 0,11 persen, Westpac Bank turun 0,75 persen, National Australia Bank turun 0,44 persen, sementara ANZ naik tipis 0,04 persen.

Saham-saham pertambangan melihat hasil yang beragam, dengan BHP turun 0,11 persen, Rio Tinto turun 0,24 persen, Fortescue Metals naik 0,15 persen dan Newcrest Mining naik 2,98 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 1,29 persen, Santos turun 1,15 persen dan Oil Search turun 0,63 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia menguat, dengan Wesfarmers naik 0,87 persen dan Woolworths naik 0,47 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,93 persen, operator penerbangan nasional Qantas melemah 1,06 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 1,14 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB