Pasar Saham Australia Melonjak Akibat Hasil Pemilu

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2019 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Melonjak Akibat Hasil Pemilu

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia melonjak pada perdagangan Senin setelah pemilihan federal akhir pekan menunjukkan Perdana Menteri Scott Morrison mempertahankan kekuasaan, mendorong empat bank terbesar di negara itu untuk secara individual meningkat antara 5 hingga 10 persen.

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 97,00 poin atau 1,52 persen menjadi diperdagangkan pada 6.462,30. Sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 92,80 poin atau 1,44 persen menjadi 6.553,00.

“Ketika penghitungan berlanjut, tampaknya koalisi konservatif Australia akan memimpin mayoritas mutlak di majelis rendah parlemen,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Market, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam minggu-minggu menjelang pemungutan suara pada Sabtu (18/5/2019), investor lokal bersiap untuk serangkaian kebijakan yang meningkatkan beban pajak pada investor.”

“Hasil yang mengejutkan dan kekalahan dari kebijakan yang merusak pasar itu, mendorong indeks Australia 200 ke level tertinggi 11 tahun, hari ini,” katanya

Saham sektor keuangan meningkat dengan saham bank-bank besar Australia melonjak, di antaranya saham Commonwealth Bank naik 5,81 persen, ANZ naik 6,58 persen, National Australia Bank naik 7,48 persen, dan Westpac Bank naik 8,07 persen.

Sementara itu saham pertambangan bervariasi dengan Rio Tinto naik 0,85 persen, Fortescue Metals naik 2,74 persen, BHP turun (0,39 persen), dan penambang emas Newcrest naik 0,56 persen.

Saham produsen minyak dan gas negara itu tenggelam dengan Oil Search turun 0,39 persen, Santos turun 0,55 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,51 persen.

Namun saham supermarket terbesar Australia melambung dengan Coles naik 0,39 persen dan Woolworths naik 0,82 persen.

Saham raksasa telekomunikasi Telstra tenggelam 0,70 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 1,15 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,26 persen. (ris)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB