Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tipis

- Pewarta

Jumat, 31 Mei 2019 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tipis

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi (31/5/2019), dengan sektor teknologi dan energi paling tertekan meskipun ada kenaikan di sektor material dan kesehatan.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 16,70 poin atau 0,26 persen menjadi diperdagangkan di 6.375,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 16,20 poin atau 0,25 persen pada 6.473,00 poin.

Saham-saham energi adalah beban terbesar pada indeks Aussie setelah harga minyak mentah merosot lebih dari tiga persen semalam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham material, perawatan kesehatan dan industri mengelola kenaikan moderat, sementara sebagian besar sektor lainnya berada di wilayah negatif.

“Perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan China adalah masalah utama jangka pendek untuk pasar,” kata kepala analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Peningkatan tarif AS dan sanksi yang ditargetkan baru-baru ini menunjukkan lebih banyak konflik daripada yang diperkirakan sebulan lalu.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,13 persen, ANZ turun 1,25 persen, National Australia Bank turun 0,94 persen dan Westpac Bank turun 1,09 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan Rio Tinto turun 0,52 persen, Fortescue Metals naik 0,82 persen, BHP turun 0,24 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,85 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 1,68 persen, Santos turun 1,53 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,84 persen.

Supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 0,84 persen, dan Woolworths turun 0,33 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,14 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas menguat 0,91 persen, dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,08 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB