Pasar Saham Australia Dibuka Sedikit Lebih Rendah

- Pewarta

Selasa, 26 Maret 2019 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Sedikit Lebih Rendah

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi (26/3/2019), karena kerugian di sektor energi dan material yang merupakan kontributor utama indeks, mengimbangi kenaikan yang lebih luas.

Pada pukul 11.00 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun tipis 3,90 poin atau 0,064 persen menjadi diperdagangkan di 6.122,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 3,80 poin atau 0,061 persen pada 6.204,90 poin.

Sektor consumer discretionaries mencatat penurunan terjauh, merosot lebih dari 1,5 persen, sementara sektor teknologi informasi dan keuangan juga turun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan-perusahaan energi sangat membebani pasar, turun lebih dari satu persen di belakang harga minyak yang beragam.

“Investor mempertimbangkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global dengan penurunan pasokan OPEC dan ekspektasi persediaan minyak mentah AS yang lebih ketat yang akan dilaporkan selama sepekan terakhir,” analis pasar Commsec, Craig James, menjelaskan.

“Minyak mentah Brent naik 18 sen AS atau 0,3 persen menjadi 67,21 dolar AS per barel, tetapi harga Nymex AS turun 22 sen AS atau 0,4 persen menjadi 58,82 dolar AS per barel.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,18 persen, National Australia Bank turun 0,28 persen, Westpac Bank turun 0,63 persen dan ANZ turun 0,46 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan BHP naik 0,59 persen, Rio Tinto naik 0,59 persen, Fortescue Metals naik 1,38 persen dan penambang emas Newcrest tidak berubah.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 1,38 persen, Santos turun 1,59 persen dan Woodside Petroleum turun 0,75 persen.

Super market terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles naik 2,48 persen, dan Woolworths turun 0,38 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,15 persen, operator penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,02 persen dan perusahaan biomedis CSL tidak berubah. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB