Pasar Saham Australia Dibuka Naik Didukung Sektor Kesehatan dan Energi

- Pewarta

Kamis, 28 Februari 2019 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Naik Didukung Sektor Kesehatan dan Energi

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi (28/2/2019), didukung penguatan di sektor kesehatan dan energi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 13,70 poin atau 0,22 persen menjadi diperdagangkan di 6.164,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 14,30 poin atau 0,23 persen pada 6.247,90 poin.

Kenaikan kuat dalam sektor perawatan kesehatan dan energi mengimbangi kemunduran pada kebutuhan pokok konsumen serta juga kerugian yang lebih kecil pada saham teknologi dan layanan komunikasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor keuangan juga sedikit terangkat sementara para penambang dan industri hampir datar.

“Hari ini menandai akhir resmi musim pelaporan perusahaan Australia,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Ramsay Healthcare dan kelompok bahan bangunan Adelaide Brighton sedikit gagal memenuhi perkiraan, dan mungkin melihat tekanan jual.”

“Kelompok makanan Inghams telah mengalahkan konsensus, dan Galaxy berkinerja sangat baik dengan peningkatan pendapatan 60 persen mendorong peningkatan laba 90 persen.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,11 persen, ANZ naik 0,32 persen, National Australia Bank naik 0,24 persen dan Westpac Bank naik 0,38 persen.

Saham-saham pertambangan juga bervariasi, dengan BHP naik 0,35 persen, Rio Tinto naik 1,82 persen, Newcrest turun 1,16 persen dan Fortescue Metal jatuh 3,13 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas terangkat, dengan Oil Search naik 0,48 persen, Santos naik 0,72 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,78 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 1,39 persen dan Woolworths turun 1,10 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,96 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,30 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB