Pasar Saham Australia Dibuka Menguat Didukung Data Manufaktur China

- Pewarta

Senin, 1 April 2019 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Menguat Didukung Data Manufaktur China

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, karena didukung data manufaktur China yang lebih baik dari perkiraan.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 41,10 poin atau 0,66 persen menjadi diperdagangkan di 6.221,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 41,20 poin atau 0,66 persen pada 6.302,90 poin.

“Serangkaian data positif mengejutkan di Eropa dan AS pada Jumat (29/3/2019) ditambah dengan data PMI China yang lebih baik dari perkiraan pada Minggu (31/3/2019),” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi, dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minyak dan logam dasar diperdagangkan lebih tinggi, dolar AS menguat dan pasar-pasar saham naik.”

“Rilis ini akan memastikan awal yang positif untuk perdagangan Asia Pasifik hari ini.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 1,26 persen, Westpac Bank naik 0,85 persen, National Australia Bank naik 0,67 persen dan ANZ naik 0,96 persen.

Saham-saham pertambangan juga menguat, dengan BHP naik 1,12 persen, Rio Tinto naik 1,00 persen, Fortescue Metals naik 2,81 persen, namun penambang emas Newcrest melemah 1,06 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas meningkat, dengan Woodside Petroleum naik 0,35 persen, Santos naik 0,59 persen dan Oil Search naik 1,15 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga mendapat dukungan kuat, dengan Wesfarmers naik 0,48 persen dan Woolworths naik 1,97 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,60 persen, operator penerbangan nasional Qantas menguat 0,88 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,95 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB