Pasar Saham Australia Dibuka Lebih Rendah

- Pewarta

Jumat, 31 Agustus 2018 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat (31/8/2018), dengan sektor-sektor terseret turun secara luas, kecuali perawatan kesehatan dan perbankan menghasilkan keuntungan moderat.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 10,00 poin atau 0,16 persen menjadi diperdagangkan di 6.341,80 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 11,60 poin atau 0,18 persen pada 6.448,90 poin.
“Anehnya, Australia 200 berjangka kembali ke wilayah positif sebelum penutupan perdagangan semalam dan meskipun ada tekanan pada pasar komoditas,” kata kepala analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Penurunan kuat dalam dolar Australia yang diperdagangkan di sekitar 72,5 sen AS dan di bawah 81 yen Jepang mungkin menjadi pelakunya.”Namun dolar Australia yang rendah tidak cukup untuk mengimbangi kerugian tajam di sektor telekomunikasi yang kembali dari lonjakan kemarin didukung kesepakatan merger yang diumumkan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juga di Australia pada Jumat (31/8/2018), musim pelaporan perusahaan ditutup secara resmi.

“Pertumbuhan laba secara keseluruhan sekitar 12 persen mengurangi kekhawatiran tentang perdagangan pasar di tertinggi sepuluh tahun.” Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sedikit menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,08 persen, Westpac Bank naik 0,05 persen, National Australia Bank naik 0,60 persen dan ANZ naik 0,48 persen.

Saham-saham pertambangan melemah dengan BHP turun 1,18 persen, Rio Tinto turun 0,71 persen, Fortescue Metals turun 2,76 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,13 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat dengan Woodside Petroleum naik 0,22 persen, Oil Search naik 0,11 persen dan Santos naik 0,44 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot dengan Wesfarmers turun 0,54 persen dan Woolworth turun 0,25 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra jatuh 2,63 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 0,62 persen dan perusahaan biomedis CSL meningkat 1,07 persen.
(pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette 2026 Hidupkan Atmosfer Ramadan di Kawasan GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:25 WIB