Pasar saham Australia berakhir turun dengan kerugian meluas

- Pewarta

Rabu, 20 Februari 2019 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar saham Australia berakhir turun dengan kerugian meluas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah dengan kerugian meluas pada perdagangan Rabu (20/2/2019), karena hasil musim pelaporan laba perusahaan bervariasi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 10,40 poin atau 0,17 persen menjadi 6.096,50 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 8,40 poin atau 0,14 persen menjadi 6.175,80 poin.

“Keuntungan awal tidak dapat dipertahankan pada Rabu, dengan pasar tertahan oleh pelemahan di saham-saham ritel, perbankan, telekomunikasi, TI dan utilitas,” kata analis pasar Commsec, Elvina Simpson, dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raksasa supermarket Woolworths jatuh 5,2 persen setelah laba semester pertamanya turun di bawah ekspektasi para analis.

“(Perusahaan) mengatakan pihaknya berencana untuk mengembalikan hingga 1,2 miliar dolar AS kepada pemegang saham ketika perusahaan menyelesaikan penjualan situs tokonya ke EG Group yang berbasis di Inggris,” kata Simpson.

Sementara itu, perusahaan pertambangan Fortescue menguat 5,4 persen karena investor menyambut dividen khusus dan pendapatan yang lebih baik dari yang diharapkan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,01 persen, ANZ turun 0,29 persen, National Australia Bank turun 0,33 persen dan Westpac Bank turun 0,75 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 2,51 persen, Fortescue Metals naik 5,35 persen, Rio Tinto naik 2,62 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,88 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas meningkat, dengan Oil Search naik 1,74 persen, Santos naik 1,02 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,78 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia anjlok, dengan Coles jatuh 5,88 persen dan Woolworths merosot 5,16 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 1,45 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,74 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,73 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru