Pasar Saham Aussie Dibuka Lebih Rendah dengan Kerugian Meluas

- Pewarta

Senin, 6 Mei 2019 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (6/5/2019), setelah tweet oleh Presiden AS Donald Trump memicu ketegangan baru perdagangan dengan China.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 39,10 poin atau 0,62 persen menjadi diperdagangkan di 6.296,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 40,10 poin atau 0,62 persen pada 6.387,10 poin.

Indeks berjangka untuk pasar Aussie awalnya tampak positif didukung data penggajian (payroll) AS yang lebih baik dari perkiraan, namun, “semua momentum positif itu dibatalkan dengan serangkaian tweet dari presiden AS,” kepala analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ancaman untuk menaikkan tarif pada barang-barang China pada Jumat ini langsung bertentangan dengan ekspektasi pasar dari penyelesaian sengketa perdagangan.”

Indeks Aussie merosot di seluruh papan dengan sektor energi dan teknologi memimpin kerugian.

Saham-saham konsumen juga turun tajam, sementara sektor material dan utilitas mencatat penurunan yang lebih moderat.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,08 persen, ANZ tidak berubah, National Australia Bank naik 0,23 persen, dan Westpac Bank turun 0,73 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan Rio Tinto turun 0,48 persen, Fortescue Metals turun 1,23 persen, BHP turun 0,54 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,16 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 1,31 persen, Santos turun 1,58 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,77 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia lebih rendah, dengan Coles turun 0,47 persen dan Woolworths turun 0,55 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,74 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,69 persen, dan perusahaan biomedis CSL merosot 0,85 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB