Pasar Aussie Dibuka Melemah Terseret Sektor Industri dan Kesehatan

- Pewarta

Kamis, 27 Juni 2019 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (27/6/2019), karena saham-saham sektor kesehatan dan industri membebani indeks.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 33,60 poin atau 0,51 persen menjadi diperdagangkan pada 6.606,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 29,50 poin atau 0,44 persen pada 6.686,60 poin.

Meskipun indeks pasar secara luas datar di AS semalam dengan obligasi berada di bawah tekanan, pasar bergeser kembali ke aset-aset terkait pertumbuhan, menunjukkan tanda-tanda agak positif bagi investor Australia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penurunan harga emas memberikan bukti pasar lebih lanjut tentang pergerakan ke arah eksposur pertumbuhan,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

“Saham-saham teknologi dan minyak mentah mendapat dukungan karena data komponen-komponen akun nasional AS datang sedikit lebih baik dari yang diharapkan.”

“Mata uang komoditas mendapat dukungan, dan dolar Australia terangkat, mengancam untuk menembus 70 sen AS. Saham berjangka menunjukkan kenaikan moderat pada pembukaan di Jepang dan Hong Kong, meskipun banyak ex-dividen REIT tampaknya membebani indeks Australia 200. ”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah secara keseluruhan dengan Commonwealth Bank turun 0,23 persen, Westpac Bank turun 0,14 persen, National Australia Bank turun 0,60 persen dan ANZ turun 0,14 persen.

Saham pertambangan menguat dengan BHP naik 0,51 persen, Rio Tinto naik 0,65 persen, Fortescue Metals naik 2,41 persen, namun penambang emas Newcrest turun 1,44 persen.

Produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi dengan Woodside Petroleum turun tipis 0,01 persen, Santos naik 1,12 persen dan Oil Search naik 0,70 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot dengan Wesfarmers turun 1,08 persen dan Woolworths turun 0,75 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,52 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tidak berubah dan perusahaan biomedis CSL melemah 1,03 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB