Pasar Aussie Dibuka Lebih Rendah dengan Kerugian Meluar

- Pewarta

Senin, 15 Juli 2019 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (15/7/2019), mengawali pekan ini di wilayah negatif dengan kerugian berbasis luas hampir setiap sektor.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 57,70 poin atau 0,86 persen menjadi diperdagangkan di 6.638,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas kehilangan 54,60 poin atau 0,80 persen pada 6.734,20 poin.

“Pasar berjangka Asia Pasifik gagal menanggapi petunjuk positif, dan menandai awal negatif untuk perdagangan regional,” kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan kepada investor dalam catatan pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar komoditas terus mengirim sinyal beragam. Harga minyak mentah dan bijih besi lebih tinggi, menunjukkan permintaan industri yang kuat. Di sisi lain, kenaikan harga emas menunjukkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan.”

“Tingkat volatilitas yang relatif rendah di seluruh kelas aset mengejutkan, mengingat meningkatnya ketidakpastian,” tambahnya.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia anjlok dengan Commonwealth Bank turun 0,60 persen, Westpac Bank turun1,04 persen, National Australia Bank turun 0,81 persen dan ANZ turun 1,05 persen.

Saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan BHP turun 0,22 persen, Rio Tinto turun 0,21 persen, namun Fortescue Metals naik 1,08 persen dan penambang emas Newcrest diperdagangkan 0,50 persen lebih tinggi.

Produsen-produsen minyak dan gas melihat hasil beragam dengan Woodside Petroleum naik 0,50 persen, Santos turun 0,14 persen dan Oil Search naik 0,27 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Wesfarmers naik tipis 0,03 persen
dan Woolworths turun 0,66 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,16 persen, operator nasional Qantas turun 0,37 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,66 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB