Pakar Epidemilogi Unhas Sebut Sekolah Belum Siap Jalani New Normal

- Pewarta

Kamis, 28 Mei 2020 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin, Prof Ridwan Amiruddin meminta pemerintah mempertimbangkan jika memang ada wacana membuka kembali sekolah, dalam tatanan normal baru nanti.

“Dengan dibukanya sekolah akan terjadi lonjakan dengan terbentuknya klaster baru, bisa tiga sampai empat kali lipat, bisa meningkat sampai 10 persen,” kata Ridwan kepada RRI.co.id, Rabu (27/5/2020).

Sebab kata Ridwan, COVID-19 merupakan penyakit yang berkembang karena dipicu tingginya interaksi sosial. Dengan demikian, jika sekolah kembali dibuka, tentu sama seperti mempertaruhkan nasib para generasi muda.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ketahui saat ini pun kita masih menuju puncak, terlebih saat ini banyak kembalinya keluarga yang masuk ke ke Jakarta, ini tentu akan menimbulkan ledakan kasus,” kata dia.

Selain itu kata Ridwan, untuk menangkal penyebaran pun, pihak sekolah tentu belum bisa langsung membiasakan diri dalam tatanan normal baru ini.

“Pihak sekolah juga belum siap untuk menerapkan tatanan normal baru di sekolah. Seperti beberapa negara yang membuka sekolah justru menjadi klaster baru penyabaran COVID,” ujarnya.

Ridwan mengatakan, konsep belajar jarak jauh masih menjadi pilihan yang tepat saat pandemi ini berlangsung.

“Memperkuat dan meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh harus dilakukan, perkuat juga kekuatan di keluarga,” pungkasnya. (rad) #mediamelawancovid19

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru