Pabrik Baru Indofood (INDF) Mulai Konstruksi Tahun Depan

- Pewarta

Jumat, 23 November 2018 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabrik Baru Indofood (INDF) Mulai Konstruksi Tahun Depan

Mediaemiten.com, Jakarta – Emiten consumer goods, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. memproyeksikan konstruksi pabrik tepung baru bisa berlangsung paling lambat kuartal II/2019.

Direktur Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang menuturkan hingga saat ini perseroan masih dalam proses perizinan. Emiten bersandi saham INDF ini telah menyiapkan dana senilai Rp530 miliar untuk pembangunan dua pabrik baru ini.

“Wong [sekarang] masih proses izin bangunan. Target konstruksi, tahun depan kuartal I/2019 atau kuartal II/2019,” ungkapnya kepada Bisnis.com, Kamis (22/11/2018).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan catatan Bisnis.com, jumlah kapasitas pabrik tepung baru sekitar 200.000 ton per tahun. Pembangunan pabrik baru dilakukan, sebab pertumbuhan volume penjualan divisi tepung naik sekitar sekitar 4%-5% secara tahunan. Dalam laporan keuangan September 2018, pendapatan segmen Bogasari mencapai Rp15,39 triliun, naik 9,22% dari posisi Rp14,09 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun, komposisi penjualan Bogasari terhadap total penjualan Indofood mencapai 28,11% hingga September 2018. Komposisi penjualan Bogasari pada September 2018 lebih tinggi dibandingkan dengan dengan per September 2017 masih 22,83%.

Hingga September 2018, INDF telah mengalokasikan belanja modal senilai Rp4,36 triliun. Belanja modal paling besar ada pada segmen produk konsumen bermerek dan agribisnis masing-masing senilai Rp2,6 triliun dan Rp1,46 triliun. Sementara itu, belanja modal untuk segmen Bogasari dan distribusi selama sembilan bulan tahun ini, masing-masing senilai Rp257,65 miliar dan Rp35,54 miliar. Per September 2017, INDF menggenlontorkan belanja modal besar lebih besar dibandingkan dengan September 2018 senilai Rp3,3 triliun.

Dari sisi laba usaha, Bogasari membukukan senilai Rp772,46 miliar hingga September 2018, atau terdapat penurunan laba usaha. Segmen Bogasari membukukan penurunan laba hingga 14,8% dari September 2017, senilai Rp906,61 miliar. Sebagai informasi, INDF membukukan arus kas senilai Rp3,18 triliun hingga September 2018.

Divisi tepung Indofood Sukses Makmur, Bogasari mengoperasikan dua pabrik penggilingan tepung terigu yang berlokasi di Jakarta dan Surabaya dengan total kapasitas produksi per tahun sekitar 3,3 juta ton. Berbagai produk tepung terigu dipasarkan dengan merek-merek yang sudah mapan, seperti Cakra Kembar, Segitiga Biru, Kunci Biru, Lencana Merah, sedangkan produk tepung premix menggunakan merek Chesa. Demikian, seperti dilansir Bisnis.com. (*)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB