OJK Soroti “Ayda” BPR di Bali Meningkat

- Pewarta

Senin, 10 Desember 2018 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK Soroti “Ayda” BPR di Bali Meningkat

Mediaemiten.com, Denpasar – Otoritas Jasa Keuangan menyoroti jumlah agunan yang diambilalih atau “ayda” BPR di Bali melonjak hingga September 2018 mendekati Rp250 miliar atau meningkat 20 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Kami minta BPR mencermati ayda yang terus meningkat karena itu berpotensi menurunkan modal bank,” kata Kepala OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara Hizbullah di Denpasar, Minggu (9/12/2018).

Ia menjelaskan peningkatan ayda yang tidak terselesaikan dalam jangka waktu satu tahun itu disebabkan oleh penanganan kredit bermasalah atau NPL yang belum optimal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu sulitnya penjualan agunan juga membuat ayda semakin menumpuk dan belum dapat memberikan hasil untuk menutup modal.

Untuk itu Hizbullah mendorong pengurus BPR menyusun rencana aksi yang terukur dan menerapkan mitigasi risiko yang memadai.

Ia juga mendorong pemegang saham perlu memperkuat permodalan tidak hanya untuk memenuhi ketentuan tetapi juga meningkatkan kapasitaa bank dalam menyerap risiko.

“Caranya dengan menambah modal disetor, merger dan atau mencari mitra strategis,” ucapnya.

Terkait dengan permodalan, Hizbullah memberi catatan bagi BPR dengan ayda tinggi agar tidak melakukan distribusi laba atau pembayaran deviden kepada pemegang saham, pembagian bonus kepada pengurus dan insentif yang sifatnya nonoperasional.

Catatan itu juga diberikan bagi BPR yang juga modal intinya kurang dari Rp6 miliar, sesuai dengan ketentuan yang harus dipenuhi akhir tahun 2019.

OJK mencatat dari 136 BPR di Bali, 38 persen di antaranya atau sekitar 51 BPR memiliki modal inti terbatas di bawah Rp6 miliar.

“Itu memberi dampak krusial bagi BPR seperti pengelolaan SDM yang tidak optimal dan lemahnya keunggulan bersaing dengan lembaga jasa keuangan lain,” ucapnya. (dew)

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB