OJK : Kredit Bank Tumbuh 11,55 Persen pada Kuartal I 2019

- Pewarta

Kamis, 25 April 2019 - 04:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pertumbuhan kredit bank di kuartal I 2019 sebesar 11,55 persen secara tahunan (year on year/yoy), ditopang pembiayaan ke sektor tambang dan konstruksi, kata Otoritas Jasa Keuangan.

“Pertumbuhan kredit sektor pertambangan dan konstruksi meningkat signifikan masing-masing tumbuh 31,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan 27,1 persen (yoy),” kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Sementara, kredit perbankan kepada industri pengolahan yang merupakan salah satu sektor dengan porsi kredit terbesar naik 9,5 persen (yoy).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan industri perbankan itu juga ditopang penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). DPK perbankan itu tumbuh 7,18 persen (yoy).

Meskipun OJK mengklaim pertumbuhan DPK itu masih baik, namun angka pertumbuhan pendanaan itu jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan kredit yang hingga 11,55 persen.

OJK mengklaim fungsi intermediasi masih didukung likuiditas perbankan yang terjaga pada level yang memadai, yang tercermin dari rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) dan rasio alat likuid/non-core deposit masing-masing sebesar 201,03 persen dan 113,18 persen.

Sedangkan jumlah total aset likuid perbankan mencapai sebesar Rp1.250 triliun pada akhir Maret 2019.

“Itu juga berada pada level yang cukup tinggi untuk mendukung pertumbuhan kredit ke depan,” ujar Anto.

Adapun permodalan industri perbankan ditunjukkan dengan Kecukupan Modal Inti (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan yang menjadi 23,97 persen pada Maret 2019. (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB