Nyoman Parta Minta PLN Sajikan Secara Rinci Rencana PMN Rp 5 T

- Pewarta

Jumat, 11 September 2020 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Parta meminta PT. PLN (Persero) dapat memberikan paparan yang mendetail dan rinci terkait perencanaan suntikan dana di tahun anggaran 2021 melalui penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 5 triliun. Menurutnya sebagai Anggota Dewan yang mewakili rakyat, ia harus benar-benar memahami efektivitas penggunaan anggaran yang ia tekankan harus pro rakyat.

Hal tersebut diungkapkannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT. BPUI, PT. PLN, Pelindo III, dan PT. PAL di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Menurutnya walaupun ketergantungan negara terhadap peran PLN sangat besar, namun dirinya tidak mau asal memberi persetujuan apabila rencana penggunaan anggaran tidak disajikan mendalam.

“Agar Komisi VI tidak dalam posisi hanya sekedar memberi persetujuan nanti pada saat bertemu menteri. Tapi juga agar diberikan data yang lebih detail tentang rencana transmisi dan distribusi itu bapak menyebut tentang program listrik desa dan pembangkit EBT. Kami ingin dapat yang lebih detail agar tidak selalu tiap tahun usulannya seperti itu tetapi tidak selesai-selesai,” ujar Nyoman.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menambahkan bahwa laporan yang diberikan hanya sekedar pembagian sektor program seperti distribusi Rp 2 triliun, transmisi Rp 2 triliun, dan listrik desa Rp 1 triliun, sehingga totalnya RP 5 triliun. Ia mendesak Dirut PLN untuk melaporkan secara rinci hingga terkait kegunaannya bagi masyarakat.

“Kami ingin mendapat informasi detail terkait Rp 5 triliun ini, kira-kira berapa desa yang ingin bapak sasar, dimana lokasinya? Jika itu satu unit, berapa nilai satu unit? Selanjutnya berapa rakyat yang bisa dialiri listriknya dan berapa industri kira-kira yang akan bisa dicapai? Ini harus detail. Kita tidak selalu mendukung-mendukung terus,” terang legislator dapil Bali itu.

Sebelumnya Dirut PLN Zulkifli Zaini melaporkan PT. PLN akan mendapatkan PMN sebesar Rp 5 triliun pada 2021. Ia mengatakan, semula pihaknya mengajukan Rp 20 triliun untuk PMN tahun depan, namun Pemerintah hanya menyetujui Rp 5 triliun. Suntikan Rp 5 triliun itu akan digunakan untuk menambah anggaran belanja modal guna merealisasikan program-program PLN, mulai dari tramsmisi hingga kelistrikan di perdesaan. (dpr)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru