Nikkei Jepang Ditutup Naik Didorong oleh Saham-Saham Terkait Chip

- Pewarta

Selasa, 19 Maret 2019 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikkei Jepang Ditutup Naik Didorong oleh Saham-Saham Terkait Chip

Mediaemiten.com, Tokyo – Nikkei Jepang ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (18/3/2019), karena saham-saham terkait chip mengikuti penguatan rekan-rekan mereka di Amerika Serikat, namun kenaikan lebih lanjut dibatasi oleh data ekspor Februari yang lemah.

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 0,6 persen atau 133,65 poin menjadi berakhir pada 21.584,50 poin.

Saham-saham AS mengalami reli pada Jumat (15/3), dengan indeks S&P 500 membukukan kenaikan mingguan terbaik sejak akhir November, sementara saham teknologi memimpin Nasdaq ke kenaikan mingguan terbaiknya tahun ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara saham-saham terkait chip Jepang, Sumco Corp melonjak 3,9 persen, Tokyo Electron menambahkan 3,2 persen dan Advantest Corp naik 2,1 persen.

Indeks kelas berat juga menguat, dengan SoftBank Group Corp naik 1,2 persen dan Fanuc Corp naik 1,6 persen.

Keuntungan pasar yang lebih luas dibatasi oleh kekhawatiran tentang permintaan global, setelah data menunjukkan bahwa ekspor Jepang turun selama tiga bulan berturut-turut pada Februari, karena penurunan pengiriman peralatan produksi semikonduktor dan mobil.

Data juga menunjukkan ekspor ke China, mitra dagang terbesar Jepang, naik 5,5 persen tahun-ke-tahun, rebound dari penurunan 17,4 persen pada Januari.

Namun, perdagangan keseluruhan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu tetap lemah. Bahkan setelah efek rata-rata dari liburan Tahun Baru Imlek, pengiriman ke China turun 6,3 persen pada periode Januari-Februari dari tahun sebelumnya.

“Kekhawatiran tentang lemahnya permintaan dari China telah menyebar ke wilayah Asia lainnya, jadi kecuali pasar mengkonfirmasi bahwa penurunan permintaan telah mencapai titik terendah di Asia, investor kemungkinan akan tetap menghindari risiko,” kata Daiju Aoki, kepala investasi regional dan ekonom di UBS Securities Wealth Management.

Sektor-sektor defensif telah unggul pada Maret, dengan saham-saham real estat naik 5,0 persen, pembuat obat naik 2,7 persen dan utilitas bertambah 1,4 persen. Nikkei telah menguat 0,9 persen sejak awal bulan.

“Investor mungkin akan terus membeli saham-saham defensif sampai kita melihat tanda resolusi dalam perang dagang AS-China,” kata Yutaka Miura, analis teknis senior di Mizuho Securities.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas naik 0,7 persen atau 11.05 poin menjadi ditutup di 1.613,68 poin. (pep)

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB