Mediaemiten.com, Jakarta – PT MNC Investama Tbk (BHIT) segera divestasi untuk sembilan Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara pada 2018. Berpotensi meraup dana segar sebesar USD100 juta sampai USD200 juta dari situ.
Direktur Utama BHIT, Darma Putra, mengatakan perusahaan batu bara adalah bagian dari investasi. Memberikan keuntungan ketika dijual kembali, terlebih dalam situasi terjadinya kenaikan harga batu bara seperti saat ini.
”Kami akan divestasi di sembilan perusahaan batu bara. Perusahaan batu bara itu kan sifatnya investasi short term,” ucapnya saat Public Expose di Jakarta, Rabu (27/06/2018).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terlebih, bagi BHIT, kontribusi dari bisnis batu bara tidak signifikan sejauh ini. Hanya berstatus bisnis penunjang.
Kontributor terbesar terhadap pendapatan BHIT masih didominasi bisnis media. Setelah itu lini bisnis jasa dan keuangan.
Sebaliknya, kata Darma, jika IUP milik BHIT dijual maka bisa menyumbang dana lebih besar terhadap perseroan.
”Dengan divestasi itu akan meningkatkan profit MNC Investama,” yakinnya.
Darma mengklaim beberapa pihak sudah menyatakan ketertarikannya terhadap IUP batu bara BHIT. ”Kami akan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari harga akuisisi dahulu,” katanya. (emn)







