Mitratel Pastikan Dana Buyback Bukan dari Hasil IPO

- Pewarta

Jumat, 10 Juni 2022 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitratel Pastikan Dana Buyback Bukan dari Hasil IPO

Foto ilustrasi: PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) memastikan dana untuk aksi pembelian kembali saham atau buyback sebesar Rp1 triliun bukan berasal dari dana penawaran saham (IPO).

“Dana buyback tidak dari IPO, itu dari dana perusahaan,” kata CEO Mitratel Theodorus Ardi Hartoko dalam diskusi di Sleman, Yogyakarta, Jumat 10 Juni 2022.

Menurut dia, aksi emiten dengan kode MTEL itu dalam melakukan buyback ini untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta memberikan sinyal positif seiring dengan prospek kinerja yang makin membaik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga triwulan I-2022, Mitratel tercatat mempunyai 28.577 tower di seluruh Indonesia dengan penyewa sebanyak 43.101 serta kabel serta optik sepanjang 2.117 kilometer.

“Saat ini, sebanyak lebih dari 25 persen tower di Indonesia milik Mitratel. Kami siap menjadi market leader di Indonesia dan Asia Tenggara,” katanya.

Theodorus memastikan Mitratel akan terus mengembangkan bisnis utilitas tower tersebut seiring dengan pemanfaatan 4G yang makin meluas serta penggunaan teknologi digital di lingkungan.

Ia pun menyakini aksi buyback mulai 2 Juni hingga 2 September 2022 tidak akan mengganggu kondisi keuangan perusahaan, seiring dengan potensi besar Mitratel dalam sektor telekomunikasi.

Mitratel tercatat meraih laba bersih sebesar Rp 459 miliar pada kuartal I-2022, tumbuh 34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 343 miliar.

Pertumbuhan laba perusahaan ditopang oleh meningkatnya pendapatan konsolidasi Mitratel sebanyak 21,5% (yoy) menjadi Rp 1,87 triliun per Maret 2022 dan pendapatan tumbuh 21,5% dari Rp 1,54 triliun pada posisi Maret 2021.

Lebih rinci, pendapatan konsolidasi Mitratel pada periode tersebut berasal dari segmen kepemilikan tower sebesar Rp 1,46 triliun, naik Rp 282 miliar atau sekitar 24,4% dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,18 triliun.

Sebelumnya, anak usaha Telkom ini juga sudah melakukan penawaran saham perdana pada November 2021 di BEI, dengan harga saham ditawarkan sebesar Rp 800 per unit, serta pelepasan sebanyak 23,49 miliar lembar saham baru.

Berita Terkait

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata
Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif
Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:20 WIB

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata

Sabtu, 26 September 2026 - 20:02 WIB

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB