Minyak Melonjak, Pasokan Terbatas

- Pewarta

Jumat, 27 Mei 2022 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Harga minyak menguat/Dok.

Foto ilustrasi: Harga minyak menguat/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak melonjak sekitar ke level tertinggi dua bulan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah tanda-tanda pasokan yang ketat menjelang musim panas AS. Selain itu, Uni Eropa (UE) berselisih dengan Hongaria atas rencana larangan impor minyak mentah dari Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik US$ 3,37 atau 3% menjadi US$ 117,40 per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$ 3,76 atau 3,4% menjadi US$ 114,09 per barel.

Pedagang juga mencatat harga minyak mengikuti kenaikan harga saham dan pelemahan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, yang membuat minyak lebih murah ketika dibeli dalam mata uang lain.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah naik selama enam hari berturut-turut, Brent ditutup pada level tertinggi sejak 25 Maret. WTI menetap di level tertinggi sejak 16 Mei.

“Harga minyak mentah naik karena pasar minyak yang ketat akan tetap ada mengingat awal musim mengemudi musim panas akan menjaga lintasan penurunan untuk persediaan AS,” kata Edward Moya, analis pasar senior di perusahaan data dan analitik OANDA.

Selain itu ada faktor geopolitik terkait seruan larangan impor minyak Rusia. “Latar belakang fundamental … semakin mendukung harga … dan akan menjadi lebih bullish setelah sanksi Uni Eropa atas penjualan minyak Rusia didukung oleh semua pihak yang terlibat,” kata Tamas Varga dari PVM Oil.

Hongaria tetap menjadi batu sandungan, karena sanksi Uni Eropa membutuhkan dukungan bulat. Hongaria mendesak sekitar 750 juta euro (800 juta dolar AS) untuk meningkatkan kilangnya dan memperluas jaringan pipa dari Kroasia.

Bahkan tanpa larangan resmi, lebih sedikit minyak Rusia yang tersedia karena pembeli dan perusahaan-perusahaan dagang telah menghindari pemasok dari negara tersebut.

Produksi minyak Rusia akan turun menjadi 480-500 juta ton tahun ini dari 524 juta ton pada 2021, kantor berita pemerintah RIA melaporkan, mengutip Wakil Perdana Menteri Alexander Novak.

OPEC+ bertemu pada 2 Juni dan diperkirakan akan tetap pada kesepakatan tahun lalu untuk menaikkan target produksi Juli sebesar 432.000 barel per hari, enam sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters, menolak seruan Barat untuk peningkatan yang lebih cepat guna mengendalikan harga.

Faktor lain juga menjadi pendukung harga minyak. Shanghai sedang bersiap untuk dibuka kembali setelah penguncian selama dua bulan, sementara puncak musim mengemudi di AS dimulai dengan akhir pekan Memorial Day.

Pemerintah AS menyita kargo minyak Iran yang disimpan di kapal yang dioperasikan Rusia di dekat Yunani dan akan mengirim kargo ke Amerika Serikat dengan kapal lain.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB