Mengapa Jasa Marga (JSMR) Belum Realisasikan Buy Back? Alasannya ?

- Pewarta

Senin, 15 Juni 2020 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Jasa Marga (JSMR) Belum Realisasikan Buy Back? Alasannya ?

Jasa Marga melaporkan bahwa perseroan belum merealisasikan rencana buy back saham. (Foto : Instagram @wahyuuprastya)

Mediaemiten.com, Jakarta –  Perusahaan pengelola jalan tol yang merupakan BUMN PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR) melaporkan bahwa perseroan belum merealisasikan rencana buy back saham karena adanya dampak dari pandemi covid-19 terhadap perseroan.

Dalam Keterangan tertulis yang disampaikan kepada BEI Jumat (12/6/2020) malam. Agus Setiawan Corporate secretari Jasamarga mengatakan perseroan telah menerbitkan ketrbukaan informasi sehubungan dengan rencana pembelian kembali saham perseroan dalm kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan pada tanggal 12 Maret 2020 namun dalam periode 3 bulan yang sudah terlalui perseroan belum bisa merealisasikan rencana tersebut.

Agus menambahkan seiring dengan penyebaran wabah Covid-19 dan adanya penerapan sosial berskala besar (PSBB) yang berdampak pada penurunan volume lalu lointas dan berpengaruh pada operasional perseroan, sehingga saat ini fokus perseroan adalah untuk tetap menjaga likuiditas ditengah pandemi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu hingga batas akhir periode pelaksanaan, yaitu tanggal 12 Juni 2020 ,perseroan tidak melaksanakan pembelian kembali saham perseroan tersebut, tutur Agus.

Sebelumnya JSMR telah mengeluarkan keterbukaan informasi yang menyatakan bahwa perseroan akan melakukan buy back saham dengan menyediakan dana maksimal Rp500 miliar dan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai pelaksana untuk melakukan buy back tersebut. (emi)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru