Mata Uang Lokal Menguat, Bursa Saham Australia Dibuka Datar

- Pewarta

Jumat, 20 Desember 2019 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Uang Lokal Menguat, Bursa Saham Australia Dibuka Datar

Mediaemiten.com, Sydney – Bursa saham Australia dibuka cenderung datar pada perdagangan Jumat pagi (20/12/2019), dengan penguatan mata uang lokal sebagai sumber utama tekanan jual terhadap saham-saham.

Pada pukul 10.40 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 4,70 poin atau 0,069 persen pada 6.837,80 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 3,70 poin atau 0,053 persen pada 6.946,30 poin.

Sementara ada lebih banyak gejolak politik di Amerika Utara kemarin, Kepala Strategi Pasar CMC Markets, McCarthy mengatakan kepada investor dalam catatan pagi, “pemakzulan Presiden AS tidak berdampak pada perdagangan semalam.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun perdagangan lebih lemah di kawasan Asia Pasifik kemarin, saham-saham Eropa dan AS naik bersama minyak dan logam industri, melanjutkan gerakan pro-pertumbuhan baru-baru ini,” katanya.

“Meskipun sentimen pasar positif, berjangka menunjukkan awal yang lebih lemah untuk perdagangan saham regional hari ini. Mata uang lokal yang lebih kuat bisa menjadi sumber tekanan jual.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,07 persen, Westpac Bank turun 0,33 persen, National Australia Bank turun 0,14 persen dan ANZ tidak berubah.

Saham-saham pertambangan melihat hasil yang beragam dengan BHP turun 0,08 persen, Rio Tinto naik 0,44 persen, Fortescue Metals naik 0,18 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,39 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas meningkat dengan Woodside Petroleum naik 0,03 persen, Santos naik 0,60 persen dan Oil Search naik 0,07 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles Group turun 0,16 persen dan Woolworths turun 0,82 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,41 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas bergerak naik 0,27 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,49 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB