Masyarakat Jakarta Dinilai Belum Siap Terapkan Protokol Kesehatan

- Pewarta

Selasa, 23 Juni 2020 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian/Dok

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian/Dok

Mediaemiten.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian menyatakan, masyarakat DKI Jakarta ada yang belum siap untuk menerapkan protokol kesehatan. Penyebabnya, masih ditemukan anak-anak dan lansia saat Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).

“Tadi sudah diskusi dengan Kepala Gugus Tugas dan Menkes soal CFD yang dibuka, kita lihat masyarakat ada yang belum siap. Masih ada penumpukan,” kata Tito, usai acara penganugerahan pemenang lomba inovasi daerah, Senin (22/6/2020).

Menurut Mendagri, hal ini perlu disosialisasikan secara lebih untuk mematuhi protokol kesehatan. “Saya kira ini harus disosialisasikan secara intens,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pihaknya memantau pelaksanaan CFD di Jakarta.

“Kami melakukan pemantauan di beberapa tempat seperti pelaksanaan Car Free Day di Jakarta, masih kita lihat beberapa masyarakat lupa bahwa jaga jarak fisik atau physical distancing penting, ini yang kami mohon untuk menjadi evaluasi kita bersama. Phyisical distancing menjaga jarak adalah sesuatu yang mutlak harus kita laksanakan,”urainya.

Dia menuturkan, pihaknya masih melihat banyak masyarakat yang belum tertib untuk menjaga physical distancing, meskipun sebagian besar mengikuti anjurkan sesuai protokol kesehatan.

Dalam kegiatan CFD di Jakarta, Minggu (21/6/2020), banyak ditemukan pelanggaran seperti anak di bawah umur dan lansia di area tersebut. (pub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru