Laba Wijaya Karya (WIKA) Amblas 70 persen Jadi Rp 99 Miliar di Kuartal I-2020

- Pewarta

Kamis, 11 Juni 2020 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laba Wijaya Karya (WIKA) Amblas 70 persen Jadi Rp 99 Miliar di Kuartal I-2020

Foto ilustrasi: PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)/Dok.

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan kontruksi nasional plat merah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada akhir kuartal I tahun 2020 mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,2 miliar atau turun 70,9 persen dibandingkan kuartal I 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp341,3 miliar.

Dalam laporan keuangan kuartal I 2020 tanpa audit emiten BUMN tersebut, yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Rabu (9/6/2020) disebutkan, pendapatan di kuartal I-2020 sebesar Rp4,19 triliun atau turun 35,53 persen dibanding akhir Maret 2019, yang tercatat sebesar Rp6,5 triliun.

Sedangkan beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp3,69 triliun atau turun 36,15 persen dibanding kuartal I 2019, yang tercatat sebesar Rp5,78 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga per 31 Maret 2020 perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp508,82 mliar atau turun 28,78 persen dari Rp714,47 miliar pada periode yang sam atahun sebelumnya.

Laba usaha yang dibukukan oleh perusahaan dibawah bendera BUMN itu sebesar Rp314,15 miliar turun 41,99 persen dari Rp541,61 miliar pada tahun sebelumnya.

Sehingga laba per saham dasar WIKA per 31 Maret 2020 sebesar Rp11,07 tergerus cukup dalam dari laba per saham dasar perseroan pada periode yang sama tahun 2019 yang masih Rp31,87 per saham.

Liabilitas atau kewajiban yang dimiliki perseroan hingga akhir kuartal I-2020 sebesar Rp44,32 triliun naik 2,10 persen dari Rp43,41 triliun pada akhir 2019. (ten)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru