Laba Turun, Saham ITMG Anjlok 6,37%

- Pewarta

Kamis, 11 Mei 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laba Turun, Saham ITMG Anjlok 6,37%

Foto ilustrasi: PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)/Dok

MEDIA EMITEN Harga saham emiten tambang batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) anjlok hingga 6,37% menjadi Rp 28.275 pada akhir perdagangan Kamis, 11 Mei 2023, menyusul rilis laporan keuangan yang mencatatkan penurunan laba.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2023 yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), ITMG mencatatkan laba bersih senilai US$ 182,71 juta dalam tiga bulan pertama tahun 2023, atau merosot 14,5% dibanding periode yang sama tahun 2022 yang setara US$ 213,27 juta.

Dampaknya, laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun ke level US$ 0,16 per lembar, sedangkan di akhir Maret 2022 berada di level US$0,19.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun pendapatan bersih tumbuh 7,1% dibanding kuartal I 2022 menjadi USS 685,58 juta. Rinciannya, penjualan batu bara kepada pihak ketiga naik 4,5% menjadi US$ 646,97 juta.

Sayangnya, beban pokok pendapatan membengkak 37,9% menjadi US$ 418,67 juta. Pemicunya, biaya penambangan naik 43,01% menjadi US$ 133,09 juta dan meningkatknya royalti/iuran eksploitasi sebesar 47,3% menjadi US$112, 23 juta.

Akibatnya, laba kotor turun 20,8% menjadi US$ 266,91 juta, sedangkan di akhir kuartal I 2022 setara US$ 336,33 juta.

Sementara itu, total kewajiban bertambah 60,9% dibanding akhir tahun 2022 menjadi US$1,109 miliar. Tambahan itu dari utang pembayaran dividen senilai US$ 474,63 juta.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru