Laba JSMR Naik 58%

- Pewarta

Senin, 1 Mei 2023 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Jasa Marga Tbk (JSMR)/Dok

Foto ilustrasi: PT Jasa Marga Tbk (JSMR)/Dok

MEDIA EMITEN PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membukukan laba bersih sebesar Rp 497,6 miliar pada kuartal I-2023 , atau naik 58% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2023, operator jalan tol tersebut berhasil membukukan pendapatan usahanya yang menyentuh sebesar Rp 3,4 triliun alias tumbuh 6,0%.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Lisye Octaviana mengatakan, pendapatan tol meningkat 2,7% menjadi Rp 3,0 triliun. Sementara itu, pendapatan usaha lain sebesar Rp 372,2 miliar, atau melonjak 44,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, realisasiEBITDA relatif terjaga di posisi Rp 2,2 triliun dengan EBITDA Margin di atas 60% atau menembus level 64,3% di tengah pengoperasian ruas-ruas tol baru dan peningkatan mobilitas masyarakat.

Keberhasilan perseroan menjaga kinerja tetap moncer hingga kuartal I-2023 ini, sekaligus memperkokoh posisi JSMR sebagai market leader di industri jalan tol dengan total panjang jalan tol Jasa beroperasi sepanjang 1.260 KM atau 50% dari jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, total konsesi jalan tol milik perseroan di periode yang sama sepanjang 1.736 KM di seluruh Indonesia. “Jumlah konsesi ini termasuk penambahan Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 Km yang dikelola PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Konsorsium BUMN-Swasta-BUMD,” jelas Lisye dalam keterangan resminya baru-baru ini.

 

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB